Pages

Friday, March 23, 2012

Randomly (just wanna write something)

Oke. Quick update. Lebih tepatnya saya lagi pengen nulis. Apapun.
Start with tv series. Yup. Saya lagi kegandrungan 2 serial tv. Once Upon A Time dan Switched at Birth. (dan tetep berusaha update sama series yang lain). Benernya saya nggak jauh beda dari orang-orang penyuka sinetron. Toh, sebenernya serial dari luar itu sama aja kayak sinetron. Nggak rampung-rampung. Tapi ya itu, saya tetep lebih suka serial dari luar.


Kenapa? Mmm.... mereka nggak terlalu 'drama' bgt yang dibuat-buat. Entah. Tapi mereka selalu bisa nunjukin 'value' lebih yang bisa dikomunikasiin ke penonton atau gampangnya selalu kasih info yang pas sesuai porsi tanpa dilebih-lebihkan penyampaiannya. Yang saya suka lagi, dimana ada trouble/permasalahan pasti selalu ada penyelesaian jelas yang nggak perlu nunggu mau tamat baru rampung dan semua penyelesaian bukan dengan 'tiba-tiba' tapi proses. (ok. the best teacher is experience)
Yang lagi saya suka amati itu di serial Switched at Birth. Kalo kata sepyusa sih,(secara garis besar) ini juga nggak ada bedanya sama sinetron "Putri yang Tertukar". Tapi, yusa+saya setuju kalo tetep aja ada yang beda. Serial in bener-bener bisa kasih porsi yang pas,sesuai,nggak berlebihan, dan bukan mengasihi ttg 'deaf people'. Tapi ngasih tau harus tegar dll. Karna serial ini juga saya jadi pengen belajar sign language. Saya udah bisa how to sign "thank you", "your welcome", "I think I found", "I love you","mother", "father", "family", etc. 
Oke. cuap-cuap ttg 'serial tv' saya sudahi. Intinya, saya suka proses penyampaian+penyelesaian masalah yang bukan "tiba-tiba" masalah selesai gitu aja.

Volunteer? oke. Ttg volunteer thing. Sebenernya ini rada menyita segalanya. Bahkan sampe kelupaan apply sekolah. Nggak banyak yang bakal saya ceritain. Intinya adalah saya tetep happy happy aja. Semoga orang-orang uda mulai nggak asing lagi dengan kegiatan volunteer dan semoga lebih banyak lagi orang-orang yang lebih menghargai para volunteer. Mereka berani berbuat banyak tanpa dibayar. Semoga project nya tembus biar hasil begadangan nggak sia-sia #eh #lho!
Apapun, kalo dilakuin sendirian itu bakal capek sendiri, bakal makan ati sendiri, bakal pusing sendiri. Tapi kalo dilakuin bareng-bareng dg koordinasi yang baik, everything will be great. Saya jadi inget kutipan temen saya waktu acara rapat penutupan Fundraising Garage Sale Komunitas Jendela. He said, "Kerja kita nggak ada yang bagus. Tapi kita saling melengkapi dan itu jadi sempurna. You are not good. But we are perfect." Mau sebagus apapun bosnya, kalo bawahan nggak oke sama aja bo'ong. 

Next, I missed holiday. Oke. Saya emang kayak sering banget keluar kota. Bulan Maret ini ternyata udah 2x bolak-balik Jgj-Sub. Tapi kunjungan ke Sub yg terakhir bukan liburan. Sama aja kayak pindah tidur doang. Bahkan ketemu sama tante yang punya rumah aja baru paginya pas di hari saya mau pulang Jogja. Pdhl di Surabaya 3malem 2hari. Tiap saya sampe rumah pasti tante udah tidur. Dan pas saya bangun, si tante udah pergi kerja (ups. ketauan bangun siang -.-"). And I feel like really want to escape. Beberapa bulan yang lalu, saya sering banget trip 'little escape'. The real one. Tapi akhir-akhir ini hampir nggak pernah. Antara nggak sempet dan sok sibuk itu beda tipis #abaikan. *and when I really tired, i really like wanna puke*

So. just move on and face it. Everything will be fine when we (I) believe in it.

Jalan masih panjang
dan saya tetep pengen menikmati semuanya ;)

No comments: